Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Standar Keselamatan Ojol Kini Diperketat

    10-10-2026 - 12.56

    Strategi Cerdas Belanja Saat Harga Pangan Melambung

    10-10-2026 - 10.20

    Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun

    10-10-2026 - 08.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Standar Keselamatan Ojol Kini Diperketat
    • Strategi Cerdas Belanja Saat Harga Pangan Melambung
    • Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun
    • Strategi Bulog Bangun 100 Gudang Baru
    • Mikroalga Solusi Bahan Bakar Pesawat
    • Target Serapan Beras Bulog Melejit Drastis
    • Kabar Gembira Potongan Ojol Resmi Turun
    • Strategi Baru Pemerintah Atasi Harga Telur
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Cerdas Belanja Saat Harga Pangan Melambung
    Market

    Strategi Cerdas Belanja Saat Harga Pangan Melambung

    10-10-2026 - 10.2002 Mins Read0
    strategi cerdas belanja saat harga pangan melambung

    Faktual.news – Kenaikan harga bahan pangan yang terus merangkak naik kini menjadi tantangan nyata bagi ketahanan ekonomi rumah tangga di Indonesia. Fenomena ini memaksa setiap keluarga untuk memutar otak agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi tanpa harus mengorbankan pos pengeluaran penting lainnya. Kondisi ini menjadi kian pelik ketika lonjakan harga kebutuhan pokok tidak dibarengi dengan kenaikan pendapatan bulanan.

    Tanpa perencanaan yang matang, anggaran belanja bisa membengkak secara tidak terkendali. Kesalahan dalam pola konsumsi, mulai dari kebiasaan belanja harian yang tidak teratur hingga pembelian stok berlebih yang berakhir mubazir, seringkali menjadi penyebab utama "jebolnya" dompet keluarga. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan arus kas yang lebih disiplin dan taktis.

    Strategi Cerdas Belanja Saat Harga Pangan Melambung
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Perencana keuangan, Andy Nugroho, menekankan pentingnya menyusun skala prioritas sebelum memutuskan untuk pergi ke pasar atau supermarket. Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memisahkan antara kebutuhan wajib dan kebutuhan yang bersifat fleksibel.

    "Seseorang harus memprioritaskan pengeluaran yang bersifat wajib dan mendesak, seperti pembayaran cicilan, token listrik, hingga biaya pendidikan anak. Setelah itu, barulah mengalokasikan dana untuk pengeluaran penting namun bisa diatur, seperti biaya makan sehari-hari dan transportasi," jelas Andy dalam keterangannya.

    Dengan memisahkan dana belanja pangan sejak awal, keluarga dapat memiliki kontrol yang lebih baik terhadap pengeluaran. Hal ini mencegah terjadinya situasi di mana uang untuk membayar tagihan bulanan justru habis terpakai untuk membeli bahan makanan secara impulsif.

    Selain masalah prioritas, Andy juga memberikan peringatan mengenai jebakan belanja dalam jumlah besar atau bulk buying. Banyak orang menganggap membeli stok dalam jumlah banyak akan lebih hemat, namun kenyataannya bisa menjadi bumerang. Jika keluarga tidak memiliki kebiasaan memasak atau tidak memiliki fasilitas penyimpanan yang memadai, bahan pangan yang dibeli justru akan cepat busuk dan terbuang sia-sia.

    "Seringkali kita membeli bahan makanan dalam jumlah banyak, padahal sebenarnya kita jarang memasak di rumah. Hal ini justru merugikan karena makanan yang dibeli berakhir di tempat sampah," tambahnya.

    Terakhir, masyarakat dihimbau untuk tidak terjebak dalam fenomena FOMO (Fear of Missing Out) atau sekadar mengikuti tren kuliner yang sedang viral. Kebiasaan memesan makanan melalui layanan pesan antar hanya karena sedang tren atau tergoda promo diskon yang sebenarnya tidak dibutuhkan, dapat menggerus anggaran belanja pokok secara perlahan. Pengeluaran kecil yang dilakukan secara berulang, ditambah biaya pengiriman, jika diakumulasikan akan menjadi beban finansial yang cukup besar bagi rumah tangga.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Standar Keselamatan Ojol Kini Diperketat

      10-10-2026 - 12.56

      Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun

      10-10-2026 - 08.55

      Strategi Bulog Bangun 100 Gudang Baru

      10-10-2026 - 08.20

      Mikroalga Solusi Bahan Bakar Pesawat

      10-10-2026 - 05.55

      Target Serapan Beras Bulog Melejit Drastis

      10-10-2026 - 05.20

      Kabar Gembira Potongan Ojol Resmi Turun

      10-10-2026 - 02.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Standar Keselamatan Ojol Kini Diperketat
      • Strategi Cerdas Belanja Saat Harga Pangan Melambung
      • Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun
      • Strategi Bulog Bangun 100 Gudang Baru
      • Mikroalga Solusi Bahan Bakar Pesawat

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.