Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BI Tahan Suku Bunga 3 Kali Berturut Turut

    23-09-2026 - 14.55

    Rupiah Tanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor Begini Responnya

    23-09-2026 - 14.20

    AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi

    23-09-2026 - 12.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • BI Tahan Suku Bunga 3 Kali Berturut Turut
    • Rupiah Tanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor Begini Responnya
    • AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi
    • Trump Ancam Larang Ekspor Solar Imbas Harga
    • Utang BLBI Rp218 Triliun Lunas Akhirnya Terungkap
    • Minyak Dunia Terjun Bebas Pemicunya Tak Terduga
    • Bahlil Ungkap Taktik Licik Tetangga Soal Harga Listrik
    • Kejutan Besar Eropa Segera Hadir di Indonesia
    Faktual News
    Home - Market - Rupiah Tanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor Begini Responnya
    Market

    Rupiah Tanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor Begini Responnya

    23-09-2026 - 14.2002 Mins Read0
    rupiah tanda tangan purbaya diburu kolektor begini responnya

    faktual.news – Mantan Menteri Keuangan periode 2025-2026 Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kehebohan seputar lembaran rupiah cetakan 2026 yang memuat tanda tangannya dan kini menjadi incaran para kolektor. Ketika dihubungi, Purbaya hanya membalas dengan satu kata yang disertai emoji senyum lebar, "Santai."

    Respons singkat namun penuh makna ini muncul di tengah maraknya perburuan uang kertas rupiah tahun cetak 2026 yang memuat tanda tangan Purbaya bersama mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Banyak kolektor dan warganet tertarik untuk memiliki uang tersebut, menganggapnya sebagai barang langka.

    Rupiah Tanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor Begini Responnya
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Bank Indonesia (BI) sendiri telah mengklarifikasi bahwa lembaran rupiah kertas cetakan 2026 yang dihiasi tanda tangan kedua pejabat tersebut tetap memiliki kekuatan hukum sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa status keabsahan uang tersebut tidak terpengaruh meskipun Purbaya dan Perry tidak lagi menjabat pada posisi tersebut.

    Menurut Denny, pencantuman tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur BI pada uang rupiah kertas memiliki landasan hukum yang kuat, tertuang jelas dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, yang kemudian diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 mengenai Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

    Ia menjelaskan, tanda tangan yang tercantum pada uang rupiah selalu menyesuaikan dengan pejabat yang menjabat pada saat proses penetapan dan produksi uang tersebut dilakukan. Oleh karena itu, pergantian pejabat setelah uang dicetak dan diedarkan tidak serta-merta membatalkan keabsahan uang yang telah beredar di masyarakat. Warga tetap bebas menggunakan uang tersebut untuk berbagai transaksi sehari-hari.

    Untuk penerbitan uang rupiah berikutnya, BI akan melakukan penyesuaian tanda tangan sesuai dengan pejabat yang menduduki posisi Menteri Keuangan dan Gubernur BI pada saat proses pengelolaan dan produksi uang berlangsung.

    Lembaran uang yang mendadak viral di berbagai platform media sosial dan menjadi buruan utama kolektor ini adalah pecahan Rp100 ribu dari Tahun Emisi (TE) 2022, namun dicetak pada tahun 2026. Banyak warganet mengaku sangat ingin mengoleksi uang ini, dengan alasan Purbaya hanya menjabat selama satu tahun dan uang dengan tanda tangannya diperkirakan tidak banyak beredar, menjadikannya barang yang unik dan berharga bagi para kolektor.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      BI Tahan Suku Bunga 3 Kali Berturut Turut

      23-09-2026 - 14.55

      AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi

      23-09-2026 - 12.55

      Trump Ancam Larang Ekspor Solar Imbas Harga

      23-09-2026 - 12.20

      Utang BLBI Rp218 Triliun Lunas Akhirnya Terungkap

      23-09-2026 - 10.55

      Minyak Dunia Terjun Bebas Pemicunya Tak Terduga

      23-09-2026 - 10.20

      Bahlil Ungkap Taktik Licik Tetangga Soal Harga Listrik

      23-09-2026 - 08.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • BI Tahan Suku Bunga 3 Kali Berturut Turut
      • Rupiah Tanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor Begini Responnya
      • AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi
      • Trump Ancam Larang Ekspor Solar Imbas Harga
      • Utang BLBI Rp218 Triliun Lunas Akhirnya Terungkap

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.