Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi

    23-09-2026 - 12.55

    Trump Ancam Larang Ekspor Solar Imbas Harga

    23-09-2026 - 12.20

    Utang BLBI Rp218 Triliun Lunas Akhirnya Terungkap

    23-09-2026 - 10.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi
    • Trump Ancam Larang Ekspor Solar Imbas Harga
    • Utang BLBI Rp218 Triliun Lunas Akhirnya Terungkap
    • Minyak Dunia Terjun Bebas Pemicunya Tak Terduga
    • Bahlil Ungkap Taktik Licik Tetangga Soal Harga Listrik
    • Kejutan Besar Eropa Segera Hadir di Indonesia
    • E50 Bakal Ubah Peta Energi Indonesia Selamanya
    • Terbongkar Udang Impor Rp405 Miliar Disita KKP
    Faktual News
    Home - Market - AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi
    Market

    AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi

    23-09-2026 - 12.5503 Mins Read0
    as ancam tutup maskapai iran dunia bereaksi

    faktual.news – Dunia penerbangan Iran kini di ambang kelumpuhan total. Ancaman sanksi keras dari Amerika Serikat telah memicu gelombang pembatalan dan pembatasan penerbangan maskapai Teheran di berbagai negara, efektif mulai Rabu ini. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Washington untuk semakin menekan Teheran di tengah ketegangan geopolitik yang memanas.

    Laporan dari media Iran mengindikasikan bahwa penerbangan menuju Baghdad di Irak dan Muscat di Oman akan dihentikan mulai hari ini. Namun, rute internasional lainnya, termasuk tujuan populer seperti Istanbul di Turki, dilaporkan masih beroperasi sesuai jadwal. Juru bicara penerbangan sipil Iran juga mengonfirmasi bahwa bandara-bandara di Baghdad dan Muscat tidak lagi menerima kedatangan pesawat dari Iran.

    AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menyikapi situasi ini, otoritas penerbangan Iran tengah mempertimbangkan pengalihan rute penerbangan ke Baghdad menuju Najaf, sebuah kota suci yang menjadi tujuan utama para peziarah Iran. Pembatasan penerbangan ini bukan hanya terjadi di Timur Tengah. Georgia, misalnya, telah melarang operasional maskapai Iran di wilayah udaranya sejak Senin lalu. Sementara itu, Mahan Air, maskapai swasta Iran, mengumumkan penghentian penerbangan ke Turki atas permintaan pemerintah Ankara.

    Meski demikian, Iran Air menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan sipil Turki, Azerbaijan, maupun Irak mengenai penghentian penerbangan. Namun, di balik layar, pemerintah Irak dilaporkan tengah bersiap untuk mematuhi kebijakan AS. Sumber-sumber senior di Baghdad menyebutkan bahwa Irak akan mengikuti langkah Washington, meskipun belum ada pengumuman publik. Irak sendiri merupakan salah satu destinasi krusial bagi maskapai Iran, terutama untuk mengangkut peziarah ke situs-situs suci.

    Ancaman terhadap maskapai Iran ini merupakan bagian dari serangkaian sanksi yang semakin diperketat oleh AS terhadap sektor penerbangan Teheran. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, pada Senin lalu menegaskan bahwa Washington akan memutus akses maskapai Iran dari layanan esensial penerbangan internasional. "Semua maskapai penerbangan Iran akan ditutup di seluruh dunia," tegas Bessent. Ia juga mengeluarkan peringatan keras bagi pihak mana pun yang tetap memberikan layanan kepada maskapai Iran. "Jika mereka mendarat, Anda tidak boleh menyediakan bahan bakar, Anda tidak boleh memberikan layanan pendaratan, Anda tidak boleh menjual tiket kepada mereka, atau Anda akan dikeluarkan dari sistem dolar," ancamnya.

    Sebelumnya, AS juga telah mengancam dengan apa yang disebut Bessent sebagai "D-Day ekonomi" untuk memaksa Iran tunduk, setelah upaya diplomatik dan militer menemui jalan buntu. Dampak penuh dari sanksi terbaru ini masih belum sepenuhnya jelas, mengingat sektor penerbangan Iran telah menjadi sasaran berbagai sanksi selama bertahun-tahun.

    Potensi penghentian penerbangan antara Iran dan Irak telah menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan agen perjalanan Irak. Di Najaf, kota suci Syiah, agen perjalanan Haidar Shamaa mengungkapkan bahwa sebagian besar perusahaan perjalanan di kota itu sangat bergantung pada pemesanan penerbangan ke bandara-bandara Iran. Banyak pelanggan kini mulai menghubungi agen untuk mencari kepastian, bahkan beberapa mempertimbangkan untuk beralih menggunakan jalur darat, meskipun perjalanan darat membutuhkan waktu yang jauh lebih lama.

    Kebijakan AS ini juga menuai penolakan dari Tiongkok, salah satu mitra dagang utama Iran. Pemerintah Tiongkok menyatakan menentang sanksi sepihak AS terhadap Iran yang dinilai tidak memiliki dasar dalam hukum internasional atau otorisasi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sanksi terbaru ini berpotensi semakin membatasi kemampuan warga Iran untuk bepergian ke luar negeri atau kembali ke negaranya, sekaligus mengganggu jaringan penerbangan internasional yang selama ini menghubungkan Iran dengan negara-negara di kawasan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Trump Ancam Larang Ekspor Solar Imbas Harga

      23-09-2026 - 12.20

      Utang BLBI Rp218 Triliun Lunas Akhirnya Terungkap

      23-09-2026 - 10.55

      Minyak Dunia Terjun Bebas Pemicunya Tak Terduga

      23-09-2026 - 10.20

      Bahlil Ungkap Taktik Licik Tetangga Soal Harga Listrik

      23-09-2026 - 08.55

      Kejutan Besar Eropa Segera Hadir di Indonesia

      23-09-2026 - 08.20

      E50 Bakal Ubah Peta Energi Indonesia Selamanya

      23-09-2026 - 05.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi
      • Trump Ancam Larang Ekspor Solar Imbas Harga
      • Utang BLBI Rp218 Triliun Lunas Akhirnya Terungkap
      • Minyak Dunia Terjun Bebas Pemicunya Tak Terduga
      • Bahlil Ungkap Taktik Licik Tetangga Soal Harga Listrik

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.