Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terungkap Alasan Dapur Makan Gratis Ditunda

    19-09-2026 - 02.55

    Legenda Investasi Mundur dari Tahta

    19-09-2026 - 02.20

    Kaget Ini Jurus Pertamina Amankan Minyak Indonesia

    18-09-2026 - 23.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Terungkap Alasan Dapur Makan Gratis Ditunda
    • Legenda Investasi Mundur dari Tahta
    • Kaget Ini Jurus Pertamina Amankan Minyak Indonesia
    • Badai Perombakan Kemenhub Dirjen Hubla Dicopot
    • Menhub Dudy Bikin Gebrakan Ini Alasannya
    • Beras Fortifikasi Ditarik Kerugian Konsumen Fantastis
    • Dana Rp200 T Pemerintah Tetap di Bank Ini Sebabnya
    • Terobosan Medis Tanoto Foundation Selamatkan Jutaan
    Faktual News
    Home - Market - Beras Fortifikasi Ditarik Kerugian Konsumen Fantastis
    Market

    Beras Fortifikasi Ditarik Kerugian Konsumen Fantastis

    18-09-2026 - 21.2003 Mins Read0
    beras fortifikasi ditarik kerugian konsumen fantastis

    faktual.news – Badan Pangan Nasional Bapanas baru-baru ini mengumumkan penarikan puluhan merek beras fortifikasi dari peredaran sebuah langkah tegas menyusul temuan ketidaksesuaian antara klaim gizi pada kemasan dan kandungan sebenarnya. Sebanyak 12 dari 25 merek yang terindikasi bermasalah telah ditarik sementara sisanya masih dalam proses penarikan.

    Kepala Bapanas yang juga merangkap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak ada toleransi bagi produsen yang melakukan manipulasi. Ia mendesak seluruh pelaku usaha beras fortifikasi untuk segera menghentikan praktik curang dan memastikan produk mereka sesuai dengan izin edar serta klaim nutrisi yang tertera. "Ini tidak boleh terjadi. Pelaku manipulasi akan ditindak tegas dan dihukum seberat-beratnya" ujar Amran.

    Beras Fortifikasi Ditarik Kerugian Konsumen Fantastis
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Temuan ini melibatkan 25 merek beras fortifikasi dari 11 perusahaan berbeda. Seluruh pelaku usaha telah menerima surat peringatan dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah OKKPD yang tersebar di DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur DIY dan Sumatera Utara. Hingga awal September seluruh merek yang disorot telah menghentikan kegiatan produksinya.

    Amran juga menyoroti bahwa beras fortifikasi seharusnya tidak menjadi celah bagi pengusaha untuk menjual produk dengan harga lebih tinggi tanpa memenuhi standar yang dijanjikan. Ia menekankan bahwa beras jenis ini bukan pengganti beras premium. "Ada pergeseran. Dulu beras premium yang ditindak sekarang muncul fortifikasi" tambahnya.

    Dugaan pelanggaran ini mencakup ketidakpatuhan terhadap SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikan dan SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi. Ironisnya beras fortifikasi seringkali dijual di atas Harga Eceran Tertinggi HET beras premium maupun medium. Bapanas memperkirakan potensi kerugian konsumen akibat praktik ini bisa mencapai angka fantastis Rp89 triliun.

    Perhitungan kerugian tersebut didasarkan pada selisih harga jual rata-rata beras fortifikasi yang mencapai Rp23.385 per kilogram dengan harga wajar Rp13.689 per kilogram. Selisih sekitar Rp9.695 per kilogram ini kemudian dikalikan dengan asumsi 30 persen kebutuhan konsumsi beras tahunan atau sekitar 92 juta ton.

    Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo turut menyuarakan keprihatinannya. Ia menyoroti kesulitan konsumen dalam memverifikasi klaim gizi pada kemasan. "Konsumen tidak bisa mengecek satu per satu. Namun kenaikan harga yang mencapai 20 hingga 30 persen ini jelas merupakan pelanggaran serius" kata Firman.

    Bapanas mengindikasikan bahwa praktik curang ini diduga dilakukan oleh korporasi. Oleh karena itu sanksi yang menanti bisa berupa denda berat ancaman pidana tambahan hingga pencabutan izin usaha bagi produsen yang terbukti bersalah. Firman Soebagyo bahkan mengusulkan agar pemerintah menghapus kategori beras fortifikasi dan merevisi regulasi terkait. Ia menyarankan agar jenis beras yang beredar cukup fokus pada beras medium dan premium. "Jika sudah terbukti sebaiknya pemerintah tegas hapuskan saja beras fortifikasi agar pengusaha fokus pada beras premium" tegasnya.

    Berikut adalah 25 merek beras fortifikasi yang menjadi temuan pemerintah:

    1. Idola Fortifikasi
    2. Idola High Quality Whole Grain Rice
    3. Idola Long Grain Rice
    4. Ikan Mas Cupang
    5. AAA Wijaya Kusuma
    6. Cantik Manis
    7. Penari Bangkok
    8. Topi Koki Short Grain
    9. Topi Koki Setra Royale
    10. Topi Koki Long Grain Crystal
    11. HOK-1 Gohan
    12. Maknyuss Pulen Gizi
    13. Anak Raja Fortifikasi
    14. Anak Raja Nusantara
    15. Top Anak Raja
    16. PMS Induk Ayam
    17. Sumo
    18. Rasvit
    19. FS Nutri Rice
    20. Pelikan
    21. Rice Rojolele
    22. Super Kepala Beras Premium 111
    23. 111 Golden Number
    24. Putri Koki
    25. Wellfarm Beras Diabetes
    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Terungkap Alasan Dapur Makan Gratis Ditunda

      19-09-2026 - 02.55

      Legenda Investasi Mundur dari Tahta

      19-09-2026 - 02.20

      Kaget Ini Jurus Pertamina Amankan Minyak Indonesia

      18-09-2026 - 23.55

      Badai Perombakan Kemenhub Dirjen Hubla Dicopot

      18-09-2026 - 23.20

      Menhub Dudy Bikin Gebrakan Ini Alasannya

      18-09-2026 - 21.55

      Dana Rp200 T Pemerintah Tetap di Bank Ini Sebabnya

      18-09-2026 - 18.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Terungkap Alasan Dapur Makan Gratis Ditunda
      • Legenda Investasi Mundur dari Tahta
      • Kaget Ini Jurus Pertamina Amankan Minyak Indonesia
      • Badai Perombakan Kemenhub Dirjen Hubla Dicopot
      • Menhub Dudy Bikin Gebrakan Ini Alasannya

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.