Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Stok Beras RI Aman 10 Bulan Mentan Ungkap Kunci

    15-09-2026 - 05.55

    AHY Bocorkan Ujian Terberat Proyek Tanggul Laut

    15-09-2026 - 05.20

    Suahasil Menkeu Baru Prabowo Ini Prioritasnya

    15-09-2026 - 02.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Stok Beras RI Aman 10 Bulan Mentan Ungkap Kunci
    • AHY Bocorkan Ujian Terberat Proyek Tanggul Laut
    • Suahasil Menkeu Baru Prabowo Ini Prioritasnya
    • Purbaya Ditelepon Mensesneg Saat Pengganti Dilantik
    • Mandalika 2026 Pertamina Siapkan Kejutan Besar
    • Rahasia Bioetanol Pertamina Ungkap Potensi Baru
    • Rosan Bocorkan Dampak Menkeu Baru Ini Kata Kunci
    • Terkuak Purbaya Lengser Suahasil Ambil Alih
    Faktual News
    Home - Market - Pertalite Dibatasi Siapa Saja Korbannya
    Market

    Pertalite Dibatasi Siapa Saja Korbannya

    14-09-2026 - 02.2002 Mins Read0
    pertalite dibatasi siapa saja korbannya

    faktual.news – Pertamina Patra Niaga menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh setiap langkah pemerintah terkait rencana pembatasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Kebijakan ini, yang menyasar kelompok masyarakat desil 9 dan 10, bertujuan agar subsidi energi dapat dinikmati oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya akan patuh pada arahan resmi dari pemerintah. "Kami sebagai badan usaha siap melaksanakan apabila kebijakan itu sudah resmi diberlakukan oleh pemerintah," ujar Roberth di Cilacap Jawa Tengah. Pertamina juga terus berkoordinasi intensif dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), untuk memastikan kelancaran implementasi.

    Pertalite Dibatasi Siapa Saja Korbannya
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Roberth menjelaskan, semangat di balik pembatasan ini adalah distribusi BBM yang lebih tepat sasaran. Menurutnya, BBM bersubsidi semestinya diperuntukkan bagi masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu, bukan bagi mereka yang tergolong desil 9 dan 10 yang diindikasikan sebagai kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi.

    "Kami memahami bahwa BBM subsidi adalah hak bagi masyarakat yang berhak dan layak menerima. Oleh karena itu, pembatasan ini mengajak masyarakat mampu untuk beralih ke BBM non-subsidi," tegas Roberth. Pertamina akan mendukung penuh upaya ini demi memastikan subsidi energi sampai ke tangan yang tepat.

    Di sisi lain, pemerintah sendiri masih terus mematangkan rencana ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah sedang merevisi akurasi data Dasar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSKS) setelah munculnya keluhan dari masyarakat yang merasa salah dikategorikan sebagai desil 9 atau 10. "Data DTSKS sedang kami perbaiki. Kami mengalokasikan dana cukup besar untuk BPS tahun ini," kata Purbaya di Jakarta Pusat.

    Purbaya menambahkan, waktu pasti penerapan larangan pembelian Pertalite untuk desil 9 dan 10 masih menunggu kesiapan teknis dan kondisi ekonomi terkini. "Nanti kalau sudah siap, ya sudah kita jalankan," imbuhnya.

    Senada, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga menyatakan bahwa rencana pembatasan Pertalite ini masih dalam tahap kajian mendalam. Ia memastikan, aturan pengisian Pertalite saat ini masih sama seperti sebelumnya sampai ada keputusan resmi.

    Bahlil menegaskan, sangat tidak etis jika masyarakat yang tergolong desil 9 dan 10, yang secara ekonomi mampu, masih ikut menikmati BBM bersubsidi. "Desil 9 dan 10 itu seperti saya. Kalau mobil saya, masa pakai subsidi? Yang kaya dan mampu itu jangan mengambil hak rakyat. Subsidi itu untuk saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan," pungkas Bahlil.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Stok Beras RI Aman 10 Bulan Mentan Ungkap Kunci

      15-09-2026 - 05.55

      AHY Bocorkan Ujian Terberat Proyek Tanggul Laut

      15-09-2026 - 05.20

      Suahasil Menkeu Baru Prabowo Ini Prioritasnya

      15-09-2026 - 02.55

      Purbaya Ditelepon Mensesneg Saat Pengganti Dilantik

      15-09-2026 - 02.20

      Mandalika 2026 Pertamina Siapkan Kejutan Besar

      14-09-2026 - 23.55

      Rahasia Bioetanol Pertamina Ungkap Potensi Baru

      14-09-2026 - 23.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Stok Beras RI Aman 10 Bulan Mentan Ungkap Kunci
      • AHY Bocorkan Ujian Terberat Proyek Tanggul Laut
      • Suahasil Menkeu Baru Prabowo Ini Prioritasnya
      • Purbaya Ditelepon Mensesneg Saat Pengganti Dilantik
      • Mandalika 2026 Pertamina Siapkan Kejutan Besar

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.