faktual.news – Perum Bulog bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan kembali mengukir langkah nyata dalam menjamin ketahanan pangan nasional. Kali ini, giliran Provinsi Lampung yang menjadi saksi bisu distribusi masif Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juli hingga September. Penyaluran ini mencapai puncaknya pada Jumat lalu di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam seremoni penyerahan simbolis, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyerahkan langsung bantuan kepada perwakilan warga penerima manfaat. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud komitmen pemerintah dalam mendistribusikan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) demi memastikan setiap keluarga yang berhak dapat menikmati akses pangan yang layak.

Setiap keluarga penerima manfaat berhak atas 10 kilogram beras per bulan. Dengan alokasi tiga bulan sekaligus, total 30 kilogram beras segar langsung mendarat di tangan mereka. Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, Bulog siap siaga menjalankan mandat negara. "Kami menjamin ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bantuan pangan hingga sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujarnya penuh keyakinan.
Di lapangan, Bulog mengerahkan seluruh jajarannya untuk mengawal ketat proses penyaluran di Lampung Selatan. Dukungan operasional dan distribusi hingga ke pelosok wilayah menjadi prioritas utama. Secara keseluruhan, program Bantuan Pangan Beras ini menyasar lebih dari 1,2 juta keluarga di Provinsi Lampung, dengan total volume beras mencapai lebih dari 37,27 ribu ton. Khusus di Kabupaten Lampung Selatan, bantuan ini menjangkau 182 ribu keluarga dengan total hampir 5,5 ribu ton beras. Sementara di Desa Pisang sendiri, 233 keluarga menerima total hampir 7 ribu kilogram beras untuk periode tiga bulan.
Inisiatif ini merupakan bagian integral dari strategi pemerintah untuk memperkuat jaring pengaman sosial, menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi, serta menstabilkan pasokan dan harga beras di pasaran.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan kabar gembira. Program bantuan pangan ini akan terus berlanjut untuk alokasi Oktober, November, dan Desember. Bahkan, ada penambahan alokasi fantastis hingga 1 juta ton beras yang akan didistribusikan kepada sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat. "Bantuan lanjutan ini krusial, terutama saat memasuki masa paceklik di mana masyarakat seringkali kesulitan memperoleh beras. Kebijakan ini telah kami usulkan dan mendapat restu Presiden," terang Zulkifli Hasan.
Bulog berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan dengan kualitas terbaik. Dengan dukungan stok melimpah, jaringan gudang yang luas, serta kesiapan operasional dan distribusi di seluruh penjuru negeri, Bulog bertekad optimal mendukung ketahanan pangan nasional dan menjaga stabilitas harga bagi seluruh masyarakat.


