Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBN RI Kebal Minyak 100 Dolar Lebih

    10-09-2026 - 21.20

    Heboh BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Bergengsi

    10-09-2026 - 18.20

    AMRAN MURKA 3 Pahlawan Pangan Papua Gugur

    10-09-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • APBN RI Kebal Minyak 100 Dolar Lebih
    • Heboh BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Bergengsi
    • AMRAN MURKA 3 Pahlawan Pangan Papua Gugur
    • Saldo Gratis Rp50 Ribu Auto Masuk Rekening Warga
    • MRT Punya Jurus Jitu Kota Tua Takkan Sama Lagi
    • Terungkap Strategi RI Jadi Raja Mineral Dunia
    • Produk Asing Merajalela Mendag Ungkap Modus Promosinya
    • Rosan Buka Kartu Anggaran Saldo Rekening Gratis
    Faktual News
    Home - Market - APBN RI Kebal Minyak 100 Dolar Lebih
    Market

    APBN RI Kebal Minyak 100 Dolar Lebih

    10-09-2026 - 21.2002 Mins Read0
    apbn ri kebal minyak 100 dolar lebih

    faktual.news – Di tengah gejolak harga minyak dunia yang kembali merangkak naik melampaui US$100 per barel, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia tetap kokoh dan memiliki daya tahan yang memadai. Kondisi keuangan negara dinilai masih aman untuk menghadapi fluktuasi harga komoditas global ini.

    Purbaya, saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan Jakarta, mengungkapkan bahwa perhitungan anggaran telah memperhitungkan skenario harga minyak yang tinggi. Oleh karena itu, pemerintah belum berencana untuk menambah alokasi subsidi energi secara langsung. Namun, pemantauan ketat terhadap perkembangan harga minyak akan terus dilakukan guna menentukan langkah strategis selanjutnya.

    APBN RI Kebal Minyak 100 Dolar Lebih
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Kami terus memantau dinamika harga. Jangan sampai kenaikannya semakin tak terkendali," ujar Purbaya, mengisyaratkan kehati-hatian pemerintah dalam mengambil keputusan terkait subsidi.

    Ia menjelaskan, proyeksi fiskal pemerintah sebelumnya telah memasukkan asumsi harga minyak sekitar US$100 per barel. Dengan asumsi tersebut, target defisit APBN ditetapkan pada angka 2,85 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Menariknya, rata-rata harga minyak dunia yang menjadi patokan APBN saat ini masih berada di bawah US$90, memberikan ruang gerak tambahan bagi keuangan negara.

    Pemerintah, menurut Purbaya, telah memiliki pengalaman dalam mengelola periode harga minyak yang tinggi di masa lalu. Oleh karena itu, kenaikan harga saat ini tidak perlu ditanggapi dengan kekhawatiran berlebihan. Komitmen untuk menjaga defisit APBN tetap di bawah 3 persen akan terus dipertahankan demi keberlanjutan fiskal.

    Kondisi fiskal Indonesia saat ini juga terbilang sangat terjaga. Defisit APBN hingga periode Juli-Agustus masih berada di bawah 1 persen, menunjukkan pengelolaan anggaran yang prudent dan efektif.

    Purbaya juga meyakinkan bahwa lonjakan harga minyak dunia ini tidak akan serta-merta menekan daya beli mayoritas masyarakat. Pasalnya, pemerintah masih memberikan subsidi untuk jenis bahan bakar minyak (BBM) tertentu, seperti Pertalite. Konsumen Pertamax mungkin akan merasakan dampaknya, namun sebagian besar masyarakat yang mengandalkan BBM bersubsidi tidak akan terganggu.

    Kenaikan harga minyak global hingga di atas US$100 per barel pada perdagangan Kamis dipicu oleh kekhawatiran pasar akan potensi gangguan pasokan. Eskalasi konflik dan serangan di kawasan Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Amerika Serikat terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut, menjadi pemicu utama kecemasan ini. Harga minyak mentah Brent tercatat naik menjadi US$101,34 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) AS mencapai US$96,55 per barel.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Heboh BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Bergengsi

      10-09-2026 - 18.20

      AMRAN MURKA 3 Pahlawan Pangan Papua Gugur

      10-09-2026 - 14.20

      Saldo Gratis Rp50 Ribu Auto Masuk Rekening Warga

      10-09-2026 - 08.20

      MRT Punya Jurus Jitu Kota Tua Takkan Sama Lagi

      10-09-2026 - 05.20

      Terungkap Strategi RI Jadi Raja Mineral Dunia

      10-09-2026 - 02.20

      Produk Asing Merajalela Mendag Ungkap Modus Promosinya

      09-09-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • APBN RI Kebal Minyak 100 Dolar Lebih
      • Heboh BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Bergengsi
      • AMRAN MURKA 3 Pahlawan Pangan Papua Gugur
      • Saldo Gratis Rp50 Ribu Auto Masuk Rekening Warga
      • MRT Punya Jurus Jitu Kota Tua Takkan Sama Lagi

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.