faktual.news – Minat masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api melonjak drastis menjelang musim libur sekolah tahun ini. PT Kereta Api Indonesia Persero Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kenaikan signifikan dalam penjualan tiket kereta jarak jauh, menunjukkan bagaimana moda transportasi ini menjadi pilihan utama bagi banyak keluarga.
Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo mengungkapkan bahwa pada periode 20 hingga 26 Juni, total 94.090 tiket kereta jarak jauh dari berbagai kelas layanan berhasil terjual. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 7,4 persen dibandingkan minggu sebelumnya, yakni 13 hingga 19 Juni, yang mencatat penjualan 87.580 tiket.

Kuswardojo menyoroti bahwa lonjakan penjualan ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api yang prima, tetapi juga didorong oleh program stimulus pemerintah. Diskon tarif 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial menjadi magnet kuat bagi calon penumpang.
Program diskon yang berlaku untuk keberangkatan antara 20 Juni hingga 5 Juli ini menyediakan 64.640 tempat duduk dengan harga lebih terjangkau. Kebijakan ini terbukti sangat efektif dalam mendongkrak antusiasme masyarakat untuk berlibur menggunakan kereta api.
Hingga akhir pekan ini, tercatat 80.436 pelanggan kereta jarak jauh dari wilayah Daop 2 Bandung telah memanfaatkan diskon 30 persen tersebut. Angka ini bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan, mencapai 124,4 persen.
Menanggapi tingkat okupansi yang melebihi 100 persen, Kuswardojo menjelaskan bahwa hal ini merupakan dinamika umum dalam operasional kereta api. Sistem naik-turun penumpang yang fleksibel di berbagai stasiun memungkinkan satu tempat duduk dimanfaatkan oleh lebih dari satu pelanggan pada segmen perjalanan yang berbeda, tanpa mengurangi kenyamanan atau standar keselamatan.
Dengan tren penjualan yang terus meroket, KAI Daop 2 Bandung optimis bahwa jumlah penumpang selama musim libur sekolah tahun ini akan tetap tinggi, menegaskan posisi kereta api sebagai pilihan favorit masyarakat Indonesia.


