Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Vietnam Bikin Kejutan Potong Pajak 30 Persen

    24-08-2026 - 08.20

    Imigran Iran Ini Sukses Besar di AS Hartanya Rp197 T

    24-08-2026 - 05.20

    BRImo Taiwan Bikin Hidup PMI Makin Mudah

    24-08-2026 - 02.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Vietnam Bikin Kejutan Potong Pajak 30 Persen
    • Imigran Iran Ini Sukses Besar di AS Hartanya Rp197 T
    • BRImo Taiwan Bikin Hidup PMI Makin Mudah
    • Jalan NTT Ambles PU Gerak Cepat
    • Tangga Lipat Aluminium Praktis Harga Anjlok
    • Jangan Lewatkan BNI WondrX Jumpa Idola Bulu Tangkis
    • Transmart Hari Ini Diskon Gila Jangan Ketinggalan
    • Ekonomi Syariah RI Siap Meledak Ini Kuncinya
    Faktual News
    Home - Market - Ribuan Pekerja Selamat PHK Massal
    Market

    Ribuan Pekerja Selamat PHK Massal

    28-06-2026 - 18.2003 Mins Read3
    ribuan pekerja selamat phk massal

    faktual.news – Kabar baik datang bagi buruh di Jawa Timur. Intervensi pemerintah bersama serikat pekerja berhasil membendung gelombang relokasi produksi besar-besaran dari dua pabrik komponen otomotif raksasa Jepang, PT JAI Pasuruan dan PT SAI Mojokerto, ke Vietnam. Langkah strategis ini menyelamatkan ribuan pekerja dari ancaman pemutusan hubungan kerja.

    Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan bahwa dialog intensif antara manajemen perusahaan dan perwakilan serikat buruh membuahkan hasil signifikan. Rencana awal untuk memindahkan sekitar 50 persen lini produksi kini berhasil diredam drastis, hanya menyisakan sekitar tiga hingga lima lini produksi yang akan direlokasi.

    Ribuan Pekerja Selamat PHK Massal
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Said Iqbal, yang juga menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), menjelaskan bahwa berdasarkan rencana bisnis perusahaan hingga tahun 2030, pengurangan jumlah tenaga kerja akan berlangsung secara alamiah. Ini berarti tidak akan ada PHK massal, melainkan melalui mekanisme tidak diperpanjangnya sebagian kontrak kerja yang telah berakhir.

    Pemerintah, bersama dengan gerakan serikat buruh, terus berupaya keras merancang berbagai strategi mitigasi. Tujuannya jelas: mencegah terjadinya PHK, memastikan setiap hak pekerja yang terdampak PHK dibayarkan sesuai ketentuan, memperkuat perlindungan bagi pekerja alih daya, serta mendorong penghapusan pajak atas manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) yang selama ini menjadi beban.

    Ancaman PHK memang masih membayangi berbagai sektor industri. Situasi ekonomi global yang fluktuatif, daya beli masyarakat yang melemah, serta tingginya harga gas industri akibat konflik geopolitik, ditambah lagi dengan kecenderungan relokasi produksi oleh perusahaan multinasional, menjadi faktor pemicu utama. Namun, Said Iqbal menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. "Kami memilih turun langsung ke lapangan untuk melakukan mitigasi agar PHK dapat dicegah," ujarnya.

    Ia menambahkan, pendekatan langsung ke perusahaan terbukti jauh lebih efektif ketimbang hanya menunggu laporan di balik meja. Oleh karena itu, dalam beberapa waktu ke depan, Said Iqbal dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja intensif ke berbagai perusahaan di Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Kabupaten Tangerang. Tujuannya adalah berdialog langsung dengan pekerja dan manajemen, kemudian menyampaikan hasilnya kepada Presiden sebagai landasan pengambilan kebijakan yang pro-pekerja dan mendukung keberlangsungan industri.

    Selain itu, pemerintah juga telah mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan industri keramik, granit, dan tekstil. Dorongan untuk menurunkan harga gas industri non-subsidi diharapkan dapat membuat perusahaan-perusahaan tersebut tetap kompetitif dan mampu mempertahankan lapangan kerja.

    Meski demikian, tidak semua kasus dapat dihindari sepenuhnya. Untuk kasus PT Pakerin di Mojokerto, PHK terhadap sekitar 2.500 pekerja diperkirakan tidak dapat terelakkan. Namun, pemerintah berupaya keras agar dana hasil likuidasi yang tersimpan di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dapat dimanfaatkan untuk membayar pesangon pekerja, sekaligus menjadi modal agar perusahaan bisa kembali beroperasi dan mempekerjakan kembali para buruh yang terdampak.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Vietnam Bikin Kejutan Potong Pajak 30 Persen

      24-08-2026 - 08.20

      Imigran Iran Ini Sukses Besar di AS Hartanya Rp197 T

      24-08-2026 - 05.20

      BRImo Taiwan Bikin Hidup PMI Makin Mudah

      24-08-2026 - 02.20

      Jalan NTT Ambles PU Gerak Cepat

      23-08-2026 - 21.20

      Tangga Lipat Aluminium Praktis Harga Anjlok

      23-08-2026 - 18.20

      Jangan Lewatkan BNI WondrX Jumpa Idola Bulu Tangkis

      23-08-2026 - 14.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Vietnam Bikin Kejutan Potong Pajak 30 Persen
      • Imigran Iran Ini Sukses Besar di AS Hartanya Rp197 T
      • BRImo Taiwan Bikin Hidup PMI Makin Mudah
      • Jalan NTT Ambles PU Gerak Cepat
      • Tangga Lipat Aluminium Praktis Harga Anjlok

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.