faktual.news – Sebuah gebrakan luar biasa datang dari Halmahera Tengah Maluku Utara. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah sukses mengubah hasil hilirisasi nikel menjadi jaring pengaman sosial yang kokoh bagi warganya. Bupati Ikram Malan Sangadji menegaskan komitmennya untuk mengembalikan setiap rupiah keuntungan daerah langsung ke tangan masyarakat melalui berbagai program kesejahteraan yang ambisius dan menyeluruh.
Bukan sekadar janji, program-program ini telah berjalan dan menyentuh langsung kehidupan ribuan warga. Salah satu yang paling menonjol adalah dukungan finansial bagi ibu hamil dan menyusui. Setiap ibu yang terdeteksi kehamilannya melalui pemeriksaan posyandu berhak menerima insentif sebesar satu juta rupiah setiap bulan selama lima belas bulan. Bantuan ini mencakup sembilan bulan masa kehamilan dan enam bulan pasca melahirkan, memastikan kesehatan ibu dan bayi terjaga optimal.

Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan lainnya. Orang tua tunggal, termasuk ibu yang suaminya tidak lagi produktif, serta para lansia, masing-masing mendapatkan bantuan tunai sebesar lima ratus ribu rupiah per bulan. Langkah ini menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap keberlanjutan hidup dan martabat warganya di segala usia.
Di sektor pendidikan, Halmahera Tengah mengambil langkah revolusioner. Seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh pemerintah daerah, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga program doktoral (S3). Ini membuka pintu kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda Halmahera Tengah untuk meraih impian akademik tanpa terbebani biaya.
Kesehatan juga menjadi prioritas utama. Warga Halmahera Tengah yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan kode 8202 kini bisa bernapas lega. Seluruh layanan kesehatan mereka digratiskan, bahkan untuk pengobatan di luar negeri sekalipun. Bupati Ikram Malan Sangadji secara tegas menyatakan bahwa pemerintah daerah akan menanggung penuh biaya pengobatan, termasuk jika harus dirujuk ke rumah sakit di Singapura.
Melengkapi deretan program kesejahteraan, pemerintah daerah juga gencar membangun rumah layak huni bagi masyarakat. Hingga saat ini, tercatat sudah 2.906 unit rumah baru yang berdiri kokoh, memberikan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi ribuan keluarga. Ini adalah bukti nyata bahwa kekayaan alam Halmahera Tengah benar-benar dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyatnya.


