Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    19-03-2026 - 21.20

    IHSG Menggila! Rebound Tajam, Ini Pemicunya!

    19-03-2026 - 14.20

    Emas Merosot! Peluang Baru atau Tanda Bahaya Investor?

    19-03-2026 - 05.20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • IHSG Menggila! Rebound Tajam, Ini Pemicunya!
    • Emas Merosot! Peluang Baru atau Tanda Bahaya Investor?
    • Jangan Kaget! Bursa RI Tutup 7 Hari Maret 2026, Ada Apa?
    • Dompet Lebaran Jebol? Survei Amar Bank Ungkap Fakta Mengejutkan!
    • Pesta Cuan Jelang Libur! IHSG Tembus 7.100!
    Faktual News
    Home - Market - Garuda Tunda Belanja Pesawat Baru? Ini Kata Bos!
    Market

    Garuda Tunda Belanja Pesawat Baru? Ini Kata Bos!

    29-11-2025 - 21.2002 Mins Read0
    Garuda Tunda Belanja Pesawat Baru? Ini Kata Bos!

    Faktual News Jakarta – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) tengah mempertimbangkan ulang rencana penggunaan dana segar senilai Rp23,67 triliun yang berasal dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengoptimalkan perbaikan kinerja keuangan maskapai pelat merah tersebut.

    Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menjelaskan bahwa kajian ulang ini krusial untuk memproyeksikan bisnis perusahaan di masa depan. "Kita sedang kaji ulang prospeknya. Tahun 2026 memang ada rencana pembelian pesawat baru, tapi ini sedang kita evaluasi. Hasil kajian ini akan memberikan angka yang lebih akurat untuk proyeksi ke depan," ungkapnya dalam paparan publik, Jumat (28/11/2025).

    Garuda Tunda Belanja Pesawat Baru? Ini Kata Bos!
    Gambar Istimewa : c8.alamy.com

    Dana dari Danantara, sebelumnya direncanakan untuk pemeliharaan armada Citilink (47%), perawatan pesawat Garuda Indonesia (37%), dan pembayaran avtur Citilink ke Pertamina (16%).

    Garuda Indonesia juga tengah memproyeksikan pendapatan tahun 2026, yang akan didorong oleh rencana penerbangan dan jumlah produksi atau Available Seat Kilometre (ASK). "Proyeksi akan sangat bergantung pada network planning yang sedang disusun. Namun, kami memperkirakan jumlah produksi tidak akan jauh berbeda dari tahun ini," imbuh Thomas.

    Dari sisi kinerja keuangan, Garuda Indonesia masih mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD182,8 juta pada kuartal III 2025. Meskipun demikian, angka ini menunjukkan perbaikan signifikan, terpangkas 39,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya (USD131,2 juta).

    Pada kuartal III 2025, GIAA membukukan pendapatan usaha senilai USD2,39 miliar. Namun, angka ini turun 6,64% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh bisnis penerbangan berjadwal yang merosot 8,52% secara tahunan menjadi USD1,84 miliar. Pendapatan penerbangan lainnya juga turun menjadi USD245,8 juta. Untungnya, pendapatan penerbangan tidak berjadwal mengalami kenaikan sebesar 2,88% menjadi USD299,5 juta.

    Ikuti Kami di Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

    kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

    Baca Juga

    19-03-2026 - 21.20

    IHSG Menggila! Rebound Tajam, Ini Pemicunya!

    19-03-2026 - 14.20

    Emas Merosot! Peluang Baru atau Tanda Bahaya Investor?

    19-03-2026 - 05.20

    18-03-2026 - 21.20

    Jangan Kaget! Bursa RI Tutup 7 Hari Maret 2026, Ada Apa?

    18-03-2026 - 14.20

    Dompet Lebaran Jebol? Survei Amar Bank Ungkap Fakta Mengejutkan!

    18-03-2026 - 05.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts

    • (tanpa judul)
    • IHSG Menggila! Rebound Tajam, Ini Pemicunya!
    • Emas Merosot! Peluang Baru atau Tanda Bahaya Investor?
    • (tanpa judul)
    • Jangan Kaget! Bursa RI Tutup 7 Hari Maret 2026, Ada Apa?

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025

    Categories

    • Dunia
    • Esports
    • Market
    • Olahraga
    • Sepakbola
    Faktual News
    • Home
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Tentang Kami
    © 2026 faktual.news | KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.