Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Stop Ekspor Lewat Negara Perantara

    02-11-2026 - 14.55

    Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara

    02-11-2026 - 14.20

    Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus

    02-11-2026 - 12.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Stop Ekspor Lewat Negara Perantara
    • Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara
    • Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus
    • Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten
    • Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia
    • Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini
    • Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara
    • Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital
    Faktual News
    Home - Market - Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus
    Market

    Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus

    02-11-2026 - 12.5502 Mins Read0
    misteri ihsg melemah meski 81 saham dihapus

    Faktual.news – Pasar modal Indonesia tengah menghadapi dinamika yang cukup menarik perhatian para pelaku pasar. Meskipun Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan langkah strategis dengan mengeluarkan sejumlah saham dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pergerakan indeks justru menunjukkan tren pelemahan pada perdagangan Senin (2/11). Fenomena ini memicu berbagai pertanyaan mengenai arah pergerakan pasar ke depan.

    Berdasarkan data perdagangan terbaru, IHSG sempat dibuka dengan tekanan yang cukup signifikan. Indeks sempat merosot sebesar 42,71 poin atau melemah 0,84 persen, menyentuh level 5.014. Bahkan, sempat terjadi fluktuasi di mana indeks menyentuh level terendah di angka 4.981 sebelum akhirnya mencoba bangkit menuju level 5.125.

    Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Langkah besar yang diambil BEI sebelumnya adalah mengeluarkan 81 saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC). Saham-saham HSC ini merupakan kelompok saham yang kepemilikannya didominasi oleh segelintir pihak atau investor besar saja. Akibatnya, jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan secara bebas di masyarakat (free float) menjadi sangat terbatas.

    Menanggapi kondisi ini, Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, memberikan penjelasan terkait fluktuasi yang terjadi di pasar modal. Menurutnya, naik turunnya angka indeks merupakan bagian dari mekanisme pasar yang wajar dan sedang bekerja secara alami. Jeffrey menekankan bahwa perubahan ini adalah bagian dari dinamika pasar yang tidak bisa dihindari.

    "Naik turun itu memang dinamika pasar. Mekanisme pasar sedang bekerja. Indeks hanya mengeluarkan itu," ujar Jeffrey saat memberikan keterangan di Gedung BEI, Jakarta Selatan.

    Lebih lanjut, Jeffrey menjelaskan bahwa proses pembersihan saham-saham HSC ini sebenarnya telah dilakukan sejak penutupan perdagangan pada Jumat (30/10) lalu. Ia juga memberikan catatan bahwa jika terjadi perbedaan data di lapangan, hal itu mungkin disebabkan oleh keterlambatan sinkronisasi data dari pihak vendor penyedia data pasar.

    Dengan dikeluarkannya 81 saham HSC tersebut, ditambah dengan penyesuaian terhadap saham-saham yang masuk ke papan akselerasi, kini jumlah saham yang menjadi komponen perhitungan IHSG menyusut menjadi 837 saham.

    Hingga siang hari, aktivitas perdagangan di bursa masih menunjukkan volume yang cukup besar. Tercatat volume perdagangan mencapai 19,95 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6,51 triliun. Frekuensi transaksi juga mencapai angka 914.417 kali, dengan total kapitalisasi pasar yang menyentuh Rp8.972,79 triliun.

    Secara komposisi pergerakan harga, sebanyak 356 saham tercatat mengalami penguatan, sementara 246 saham mengalami penurunan, dan 114 saham lainnya bergerak stagnan. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada perubahan struktur perhitungan indeks, sentimen pasar masih sangat dinamis dan penuh dengan ketidakpastian.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Stop Ekspor Lewat Negara Perantara

      02-11-2026 - 14.55

      Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara

      02-11-2026 - 14.20

      Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten

      02-11-2026 - 12.20

      Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia

      02-11-2026 - 10.55

      Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini

      02-11-2026 - 10.20

      Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara

      02-11-2026 - 08.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Stop Ekspor Lewat Negara Perantara
      • Strategi Ekonomi Baru di Istana Negara
      • Misteri IHSG Melemah Meski 81 Saham Dihapus
      • Strategi Baru BEI Dongkrak Emiten
      • Harapan Damai Tekan Harga Minyak Dunia

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.