Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini

    02-11-2026 - 10.20

    Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara

    02-11-2026 - 08.55

    Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital

    02-11-2026 - 08.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini
    • Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara
    • Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital
    • Strategi Kadin Kawal Reformasi Ekonomi
    • Strategi Baru Kadin Dongkrak Ekonomi
    • Rahasia Sukses Raja Baja Dunia
    • Pedagang Jajanan Kelimpungan Harga Tepung
    • Antrean Modal Rp26 Triliun di Pasar Modal
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Kadin Kawal Reformasi Ekonomi
    Market

    Strategi Kadin Kawal Reformasi Ekonomi

    02-11-2026 - 05.5503 Mins Read0
    strategi kadin kawal reformasi ekonomi

    Faktual.news – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah mengambil langkah strategis untuk memastikan proses aksesi Indonesia ke dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) tidak sekadar menjadi formalitas administratif. Kadin kini tengah bergerak cepat memetakan berbagai hambatan nyata yang dihadapi oleh para pelaku usaha di berbagai daerah guna menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih tajam dan aplikatif.

    Langkah besar ini dilakukan dengan cara menghimpun aspirasi langsung dari Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) serta Anggota Luar Biasa (ALB), termasuk berbagai asosiasi sektoral. Fokus utamanya adalah mengidentifikasi persoalan krusial yang selama ini menghambat laju bisnis, mulai dari kerumitan perizinan, ketidakpastian regulasi, hingga tingginya biaya kepatuhan yang harus ditanggung pengusaha.

    Strategi Kadin Kawal Reformasi Ekonomi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ketua Komite Tetap BIAC-OECD Kadin Indonesia, Rinawati Prihatiningsih, menekankan pentingnya melibatkan pengalaman empiris pelaku usaha di lapangan. Menurutnya, reformasi kebijakan tidak boleh hanya berhenti pada penyesuaian teks aturan di atas kertas, melainkan harus memberikan dampak nyata yang bisa dirasakan langsung oleh dunia usaha.

    "Kami ingin menghasilkan manfaat yang konkret bagi anggota, seperti regulasi yang lebih transparan, proses bisnis yang lebih efisien, serta terbukanya peluang investasi dan pasar yang lebih luas," ujar Rinawati dalam keterangan tertulisnya.

    Ia mengibaratkan proses aksesi OECD ini sebagai sebuah lari maraton reformasi yang menuntut konsistensi tinggi serta kolaborasi erat antara pemerintah dan sektor swasta. Dalam skema ini, pemerintah bertindak sebagai pemimpin proses, sementara pelaku usaha berperan memberikan bukti nyata mengenai bagaimana sebuah kebijakan diimplementasikan di lapangan.

    Rinawati menambahkan bahwa kualitas sebuah reformasi harus diukur dari perubahan yang dirasakan perusahaan. Sebagai contoh, penyederhanaan birokrasi perizinan harus mampu memangkas waktu pelayanan, memberikan kejelasan persyaratan, dan menghilangkan prosedur yang berulang-ulang. Selain itu, Kadin juga menyoroti perlunya perhatian khusus terhadap pelaku UMKM. Standar internasional yang ditetapkan OECD harus dibarengi dengan panduan yang mudah dipahami, pendampingan, serta masa transisi yang cukup agar pengusaha kecil tidak tergilas oleh perubahan standar.

    Untuk menjaring data yang akurat, Kadin telah menyiapkan kuesioner komprehensif yang mencakup enam pilar utama: ketenagakerjaan dan keterampilan, integritas bisnis, tata kelola regulasi, digitalisasi dan data, transisi hijau, serta sektor investasi, pajak, dan keuangan.

    Kadin juga meminta setiap Kadinda dan ALB untuk menyodorkan dua hingga tiga kasus prioritas yang disertai bukti konkret. Misalnya, jika terdapat keluhan mengenai lambatnya izin usaha, pengusaha harus menyertakan detail jenis izin, instansi terkait, kronologi, hingga dampak kerugian yang dialami terhadap produksi atau investasi.

    "Kami membutuhkan masukan yang konkret dan dapat diverifikasi agar rekomendasi yang disusun Kadin Pusat benar-benar tepat sasaran," tegas Rinawati.

    Data yang terkumpul nantinya akan dianalisis secara mendalam untuk membedakan mana kendala yang memerlukan perubahan undang-undang dan mana yang cukup diselesaikan melalui koordinasi antarinstansi. Langkah ini menjadi sangat krusial mengingat Indonesia telah menyerahkan Initial Memorandum kepada OECD pada Juni 2025 sebagai bagian dari fase teknis penyesuaian kebijakan nasional dengan standar global.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini

      02-11-2026 - 10.20

      Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara

      02-11-2026 - 08.55

      Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital

      02-11-2026 - 08.20

      Strategi Baru Kadin Dongkrak Ekonomi

      02-11-2026 - 05.20

      Rahasia Sukses Raja Baja Dunia

      02-11-2026 - 02.55

      Pedagang Jajanan Kelimpungan Harga Tepung

      02-11-2026 - 02.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Harga Emas Antam Merangkak Naik Hari Ini
      • Nasib Ketahanan Energi Asia Tenggara
      • Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital
      • Strategi Kadin Kawal Reformasi Ekonomi
      • Strategi Baru Kadin Dongkrak Ekonomi

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • November 2026
      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.