Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kabar Baik Indonesia Dapat 30 Juta Barel Minyak

    27-10-2026 - 18.55

    Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini

    27-10-2026 - 16.55

    Rupiah Terus Terpuruk ke Level Tertinggi

    27-10-2026 - 16.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Kabar Baik Indonesia Dapat 30 Juta Barel Minyak
    • Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini
    • Rupiah Terus Terpuruk ke Level Tertinggi
    • Data QRIS Jadi Kunci Kredit UMKM
    • Prestasi Gemilang Pertagas di Kancah Dunia
    • Duka Mendalam Dunia Usaha PNM Kehilangan Sosok Pemimpin
    • Berdayakan Perempuan Pontianak Lewat PKU
    • Jaga Inflasi Mendagri Minta Tarif Pesawat Stabil
    Faktual News
    Home - Market - Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini
    Market

    Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini

    27-10-2026 - 16.5502 Mins Read0
    pasar saham anjlok drastis hari ini

    Faktual.news – Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan hebat pada perdagangan Selasa (27/10) sore. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau mengalami koreksi tajam dengan penurunan mencapai 106,96 poin atau merosot sekitar 1,99 persen. Kondisi ini membawa posisi indeks ke level 5.266 pada penutupan perdagangan hari ini.

    Penurunan signifikan ini mencerminkan sentimen negatif yang tengah menyelimuti para pelaku pasar. Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Infokom, aktivitas transaksi di bursa menunjukkan angka yang cukup masif. Total nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp17,48 triliun, dengan volume perdagangan menyentuh angka 36,19 miliar saham. Adapun frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,9 juta kali selama sesi perdagangan berlangsung.

    Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Jika melihat komposisi pergerakan saham, dominasi warna merah terlihat sangat jelas. Sebanyak 611 emiten mengalami penurunan harga atau terkoreksi. Di sisi lain, hanya ada 100 saham yang mampu bertahan dan menguat, sementara 82 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan harga yang berarti.

    Tekanan jual ini tidak hanya terjadi secara merata, melainkan dipicu oleh sektor-sektor tertentu. Dari total 11 sektor yang ada, sepuluh di antaranya terpantau bergerak di zona merah. Sektor bahan baku menjadi yang paling terpukul dengan penurunan paling dalam, yakni mencapai minus 3,72 persen. Hal ini mengindikasikan adanya pelemahan pada komoditas atau sentimen buruk pada industri terkait yang berdampak langsung pada harga saham perusahaan di sektor tersebut.

    Kondisi IHSG yang memerah ini sejalan dengan tren yang terjadi di bursa regional Asia. Mayoritas bursa saham di kawasan Asia juga bergerak lesu. Di Hong Kong, indeks Hang Seng Composite tercatat turun 0,73 persen, disusul oleh indeks Shanghai Composite di China yang melemah 1,33 persen. Sementara itu, indeks Straits Times di Singapura juga tidak luput dari tekanan dengan penurunan 0,31 persen. Namun, di tengah tren negatif tersebut, bursa Jepang memberikan kejutan dengan indeks Nikkei 225 yang justru mampu menguat 1,73 persen.

    Kondisi serupa juga terlihat di pasar Eropa, di mana indeks DAX Jerman melemah 0,18 persen dan indeks FTSE 100 di Inggris turun sebesar 1 persen. Menariknya, pemandangan berbeda justru terlihat di pasar Amerika Serikat. Bursa saham Amerika justru menunjukkan performa positif secara kompak. Indeks S&P 500 naik 0,70 persen, NASDAQ Composite menguat 0,82 persen, dan Dow Jones juga mencatatkan kenaikan sebesar 0,28 persen.

    Perbedaan arah pergerakan antara bursa Amerika dan bursa lainnya ini menjadi catatan penting bagi para investor dalam memetakan arah pasar global ke depannya. Para pelaku pasar kini tengah menanti katalis baru yang dapat memberikan arah pergerakan indeks di sesi perdagangan mendatang.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Kabar Baik Indonesia Dapat 30 Juta Barel Minyak

      27-10-2026 - 18.55

      Rupiah Terus Terpuruk ke Level Tertinggi

      27-10-2026 - 16.20

      Data QRIS Jadi Kunci Kredit UMKM

      27-10-2026 - 14.55

      Prestasi Gemilang Pertagas di Kancah Dunia

      27-10-2026 - 14.20

      Duka Mendalam Dunia Usaha PNM Kehilangan Sosok Pemimpin

      27-10-2026 - 12.55

      Berdayakan Perempuan Pontianak Lewat PKU

      27-10-2026 - 12.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Kabar Baik Indonesia Dapat 30 Juta Barel Minyak
      • Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini
      • Rupiah Terus Terpuruk ke Level Tertinggi
      • Data QRIS Jadi Kunci Kredit UMKM
      • Prestasi Gemilang Pertagas di Kancah Dunia

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.