Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kabar Baik Indonesia Dapat 30 Juta Barel Minyak

    27-10-2026 - 18.55

    Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini

    27-10-2026 - 16.55

    Rupiah Terus Terpuruk ke Level Tertinggi

    27-10-2026 - 16.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Kabar Baik Indonesia Dapat 30 Juta Barel Minyak
    • Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini
    • Rupiah Terus Terpuruk ke Level Tertinggi
    • Data QRIS Jadi Kunci Kredit UMKM
    • Prestasi Gemilang Pertagas di Kancah Dunia
    • Duka Mendalam Dunia Usaha PNM Kehilangan Sosok Pemimpin
    • Berdayakan Perempuan Pontianak Lewat PKU
    • Jaga Inflasi Mendagri Minta Tarif Pesawat Stabil
    Faktual News
    Home - Market - Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS
    Market

    Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS

    26-10-2026 - 16.2002 Mins Read0
    rupiah terpuruk ke level rp18 135 per dolar as

    Faktual.news – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tren negatif pada penutupan perdagangan Senin (26/10) sore. Mata uang kebanggaan Indonesia ini harus menyerah pada tekanan pasar dengan merosot ke level Rp18.135 per dolar AS. Jika dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya yang berada di angka Rp18.080, rupiah tercatat mengalami pelemahan sebesar 55 poin atau setara dengan 0,30 persen.

    Kondisi ini bukan merupakan fenomena tunggal yang dialami Indonesia. Rupiah nampaknya tengah terjebak dalam arus pelemahan mata uang di kawasan Asia. Mayoritas mata uang negara tetangga juga mengalami depresiasi terhadap dolar AS. Sebagai contoh, peso Filipina terpantau merosot tajam 0,54 persen, disusul oleh dolar Singapura yang turun 0,10 persen, yen Jepang yang melemah 0,17 persen, serta won Korea Selatan yang terkoreksi 0,06 persen. Bahkan, ringgit Malaysia dan dolar Hong Kong pun tidak luput dari tekanan, masing-masing turun 0,01 persen dan 0,03 persen.

    Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Fenomena pelemahan ini juga merambah ke pasar mata uang negara-negara maju. Poundsterling Inggris dan dolar Australia masing-masing mencatatkan penurunan sebesar 0,12 persen. Dolar Kanada dan franc Swiss juga mengalami koreksi tipis. Di tengah badai pelemahan tersebut, hanya euro Eropa yang mampu menunjukkan ketahanan dengan menguat tipis 0,07 persen terhadap dolar AS.

    Menanggapi situasi ini, analis mata uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa tekanan terhadap rupiah sangat dipengaruhi oleh kondisi fiskal nasional yang terancam akibat lonjakan harga minyak dunia. Sebagai negara yang masih menjadi importir neto minyak, Indonesia berada dalam posisi rentan terhadap kenaikan biaya impor energi serta membengkaknya beban subsidi dan kompensasi energi.

    Ibrahim menyoroti fakta bahwa harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) telah menyentuh angka US$91,9 per barel hingga akhir September 2026. Angka ini sangat kontras dan jauh melampaui asumsi awal dalam APBN yang hanya dipatok sebesar US$70 per barel. Dampaknya sangat nyata bagi keuangan negara; setiap kenaikan ICP sebesar US$1 per barel berisiko memperlebar defisit APBN hingga mencapai Rp6,8 triliun.

    Selain faktor harga minyak, pelemahan rupiah dan kenaikan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) turut memperparah tekanan fiskal. Data menunjukkan bahwa belanja subsidi dan kompensasi energi hingga akhir September 2026 telah menembus angka Rp376,8 triliun, atau melonjak 54,1 persen secara tahunan (year-on-year).

    Untuk pergerakan pada perdagangan Selasa (27/10), Ibrahim memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Rupiah diperkirakan akan bergerak di rentang Rp18.130 hingga Rp18.180 per dolar AS. Secara keseluruhan dalam pekan ini, mata uang Garuda diproyeksikan akan bergerak dalam rentang lebar antara Rp17.900 hingga Rp18.250 per dolar AS.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Kabar Baik Indonesia Dapat 30 Juta Barel Minyak

      27-10-2026 - 18.55

      Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini

      27-10-2026 - 16.55

      Rupiah Terus Terpuruk ke Level Tertinggi

      27-10-2026 - 16.20

      Data QRIS Jadi Kunci Kredit UMKM

      27-10-2026 - 14.55

      Prestasi Gemilang Pertagas di Kancah Dunia

      27-10-2026 - 14.20

      Duka Mendalam Dunia Usaha PNM Kehilangan Sosok Pemimpin

      27-10-2026 - 12.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Kabar Baik Indonesia Dapat 30 Juta Barel Minyak
      • Pasar Saham Anjlok Drastis Hari Ini
      • Rupiah Terus Terpuruk ke Level Tertinggi
      • Data QRIS Jadi Kunci Kredit UMKM
      • Prestasi Gemilang Pertagas di Kancah Dunia

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.