Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun

    10-10-2026 - 08.55

    Strategi Bulog Bangun 100 Gudang Baru

    10-10-2026 - 08.20

    Mikroalga Solusi Bahan Bakar Pesawat

    10-10-2026 - 05.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun
    • Strategi Bulog Bangun 100 Gudang Baru
    • Mikroalga Solusi Bahan Bakar Pesawat
    • Target Serapan Beras Bulog Melejit Drastis
    • Kabar Gembira Potongan Ojol Resmi Turun
    • Strategi Baru Pemerintah Atasi Harga Telur
    • Strategi Baru Bulog Bangun Pabrik Sendiri
    • Nonton Mewah di Premiere Jadi Lebih Hemat
    Faktual News
    Home - Market - Mikroalga Solusi Bahan Bakar Pesawat
    Market

    Mikroalga Solusi Bahan Bakar Pesawat

    10-10-2026 - 05.5502 Mins Read0
    mikroalga solusi bahan bakar pesawat

    Faktual.news – Indonesia tengah melirik potensi besar dari organisme mikroskopis bernama mikroalga sebagai solusi masa depan energi penerbangan. Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa kekayaan alam nusantara menyediakan seluruh komponen yang dibutuhkan untuk mengubah mikroalga menjadi bahan bakar pesawat atau avtur.

    Dalam keterangannya pada ajang Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Hashim menyatakan optimisme tinggi terhadap pengembangan teknologi ini. Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang tidak dimiliki oleh banyak negara maju, terutama dalam hal ketersediaan sumber daya alam yang mendukung proses produksi mikroalga secara masif.

    Mikroalga Solusi Bahan Bakar Pesawat
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Hashim menjelaskan bahwa produksi mikroalga memerlukan kombinasi beberapa elemen kunci, yakni cahaya matahari yang melimpah, lahan yang luas, tenaga kerja yang besar, serta pasokan karbon dioksida (CO2). "Indonesia punya cahaya matahari yang cukup, sesuatu yang tidak dimiliki banyak negara lain. Kita juga punya lahan untuk kolam atau tambak, serta tenaga kerja yang sangat banyak," ujar Hashim.

    Lebih lanjut, ia menyoroti ketersediaan CO2 yang dapat menjadi bahan baku penting. Hashim menyebutkan bahwa banyak ladang minyak dan gas di Indonesia mengandung kandungan CO2 yang tinggi. Gas ini dapat diinjeksikan langsung ke dalam kolam-kolam mikroalga. Dengan perpaduan antara injeksi CO2 dan paparan sinar matahari yang intens, mikroalga dapat tumbuh dengan cepat dan siap diolah menjadi bahan bakar.

    Menariknya, Hashim memberikan catatan khusus mengenai istilah penggunaan bahan bakar ini. Meski banyak pihak menyebutnya sebagai Sustainable Aviation Fuel (SAF), ia lebih memilih menggunakan istilah green fuel atau blue fuel. Ia menekankan bahwa meskipun potensinya sangat besar, pengembangan ini harus terus dikaji agar benar-benar memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan.

    Tak hanya berhenti pada sektor energi, pengembangan mikroalga ini diprediksi akan membawa dampak ekonomi yang luas melalui produk sampingan (by-product). Hashim menyebutkan bahwa mikroalga memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pakan ternak berkualitas tinggi serta sumber protein manusia.

    Ia mencontohkan jenis mikroalga seperti spirulina dan chlorella yang dapat dimanfaatkan sebagai suplemen protein tambahan. Kehadiran produk berbasis mikroalga ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan memproduksi suplemen protein secara mandiri, Indonesia diharapkan dapat menekan ketergantungan terhadap produk impor dan memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat secara lebih efisien.

    Langkah strategis ini tidak hanya dipandang sebagai upaya transisi energi menuju energi bersih, tetapi juga sebagai peluang emas untuk mengoptimalkan sumber daya lokal demi kemandirian energi dan pangan di masa depan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun

      10-10-2026 - 08.55

      Strategi Bulog Bangun 100 Gudang Baru

      10-10-2026 - 08.20

      Target Serapan Beras Bulog Melejit Drastis

      10-10-2026 - 05.20

      Kabar Gembira Potongan Ojol Resmi Turun

      10-10-2026 - 02.55

      Strategi Baru Pemerintah Atasi Harga Telur

      10-10-2026 - 02.20

      Strategi Baru Bulog Bangun Pabrik Sendiri

      09-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun
      • Strategi Bulog Bangun 100 Gudang Baru
      • Mikroalga Solusi Bahan Bakar Pesawat
      • Target Serapan Beras Bulog Melejit Drastis
      • Kabar Gembira Potongan Ojol Resmi Turun

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.