Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Pakai APBN

    02-10-2026 - 18.55

    Rencana Besar Merger PGN dan Pertagas

    02-10-2026 - 18.20

    IHSG Meroket di Akhir Pekan

    02-10-2026 - 16.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Pakai APBN
    • Rencana Besar Merger PGN dan Pertagas
    • IHSG Meroket di Akhir Pekan
    • Kado Manis HUT Bank Mandiri Rp6 Triliun
    • BRI Jadi Bank Terbaik Dunia untuk UMKM Tani
    • Ekonomi Indonesia Makin Tangguh
    • Sarmuji Minta Jajaran Kemenperin Tak Berlebihan
    • Target Pajak 2027 Tembus Rp2593 Triliun
    Faktual News
    Home - Market - Warisan Abadi Frans Seda untuk Indonesia
    Market

    Warisan Abadi Frans Seda untuk Indonesia

    01-10-2026 - 14.2002 Mins Read0
    warisan abadi frans seda untuk indonesia

    Faktual.news – Dunia birokrasi dan ekonomi Indonesia kembali mengenang sosok legendaris yang telah meletakkan fondasi kuat bagi sistem keuangan negara. Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan sebuah pesan mendalam mengenai esensi dari sebuah pengabdian saat menghadiri acara Memorial Lecture Edisi Khusus 100 Tahun Frans Seda di Universitas Atma Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (1/10).

    Dalam pidatonya, Suahasil menekankan bahwa meskipun setiap jabatan memiliki masa berlaku atau tenggat waktu tertentu, namun dedikasi dan pengabdian yang tulus kepada negara tidak akan pernah lekang oleh waktu. Ia menyoroti sosok Franciscus Xaverius Seda atau yang akrab disapa Frans Seda, Menteri Keuangan yang menjabat pada periode 1966-1968, sebagai teladan nyata dari prinsip tersebut.

    Warisan Abadi Frans Seda untuk Indonesia
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Jabatan itu ada masa waktunya, namun pengabdian tidak pernah mengenal batas zaman," tegas Suahasil di hadapan para tamu undangan dan akademisi.

    Menurut Suahasil, keistimewaan utama dari Frans Seda terletak pada kemampuannya untuk tetap relevan di tengah dinamika politik dan ekonomi yang sangat fluktuatif. Beliau berhasil menavigasi ekonomi nasional melewati masa transisi yang krusial, yakni dari era Orde Lama menuju masa awal Orde Baru. Keberhasilan ini menjadi sangat vital karena Frans Seda berhasil meletakkan dasar-dasar sistem keuangan negara yang solid sebelum Indonesia mulai menjalankan program Pembangunan Lima Tahun (Pelita).

    Lebih lanjut, Suahasil mengungkapkan bahwa pengaruh Frans Seda tidak berhenti ketika beliau melepaskan jabatan resminya. Pengaruh pemikiran dan kebijakannya terus mengalir dan dirasakan oleh para pejabat di Kementerian Keuangan lintas generasi. "Saya berbicara dengan banyak sekali senior di Kementerian Keuangan yang merasa tetap mendapatkan masukan pandangan dari Bapak Frans Seda, bahkan sampai beliau wafat," ungkapnya.

    Warisan yang ditinggalkan Frans Seda bukan sekadar kebijakan ekonomi, melainkan transformasi kelembagaan yang fundamental. Sejarah mencatat peran besar beliau dalam mengubah struktur Direktorat Jenderal Iuran Negara (DDIN) menjadi cikal bakal institusi vital yang kita kenal sekarang, yaitu Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

    Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya yang luar biasa, nama Frans Seda kini diabadikan sebagai nama salah satu gedung di Kompleks Kementerian Keuangan, Lapangan Banteng, Jakarta. Gedung tersebut kini menjadi markas bagi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR). Bagi Suahasil, kemampuan untuk meninggalkan warisan (legacy) yang bermanfaat bagi generasi mendatang adalah cita-cita tertinggi bagi setiap pejabat publik.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Pakai APBN

      02-10-2026 - 18.55

      Rencana Besar Merger PGN dan Pertagas

      02-10-2026 - 18.20

      IHSG Meroket di Akhir Pekan

      02-10-2026 - 16.55

      Kado Manis HUT Bank Mandiri Rp6 Triliun

      02-10-2026 - 16.20

      BRI Jadi Bank Terbaik Dunia untuk UMKM Tani

      02-10-2026 - 14.55

      Ekonomi Indonesia Makin Tangguh

      02-10-2026 - 14.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Pakai APBN
      • Rencana Besar Merger PGN dan Pertagas
      • IHSG Meroket di Akhir Pekan
      • Kado Manis HUT Bank Mandiri Rp6 Triliun
      • BRI Jadi Bank Terbaik Dunia untuk UMKM Tani

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.