Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terungkap Purbaya Bandingkan Swasta Era SBY Jokowi

    03-09-2026 - 18.20

    Awas Jebakan Maut Loker Luar Negeri di Medsos

    03-09-2026 - 14.20

    Agrinas Palma Bawa Berkah di Tengah Puing NTT

    03-09-2026 - 08.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Terungkap Purbaya Bandingkan Swasta Era SBY Jokowi
    • Awas Jebakan Maut Loker Luar Negeri di Medsos
    • Agrinas Palma Bawa Berkah di Tengah Puing NTT
    • Kapuas Kering Ekstrem Tongkang Sawit Terjebak
    • RI Diserbu Turis Asing Angka Fantastis BPS
    • Rahasia RI Berhenti Impor Garam Terkuak
    • Freeport Kucurkan Dana Fantastis Untuk NTT
    • Cadangan Energi RI Bakal Melonjak Drastis Mengapa
    Faktual News
    Home - Market - Terungkap Purbaya Bandingkan Swasta Era SBY Jokowi
    Market

    Terungkap Purbaya Bandingkan Swasta Era SBY Jokowi

    03-09-2026 - 18.2002 Mins Read0
    terungkap purbaya bandingkan swasta era sby jokowi

    faktual.news – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan mengenai kondisi sektor swasta di Indonesia. Ia secara gamblang membeberkan perbandingan performa sektor non-pemerintah antara era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Purbaya menyoroti bagaimana sektor swasta menunjukkan pertumbuhan yang kurang bergairah dalam satu dekade terakhir, sebuah kondisi yang menurutnya dipengaruhi oleh minimnya stimulus dari kebijakan moneter dan fiskal.

    Dalam sebuah forum diskusi para ekonom di Jakarta, Purbaya menjelaskan bahwa laju pertumbuhan sektor swasta selama sepuluh tahun terakhir cenderung lesu. "Boleh dibilang, sektor swasta atau non-pemerintah tumbuh amat lambat karena kebijakan fiskal dan moneter tidak cukup mendukung," ungkapnya, mengacu pada periode pemerintahan Jokowi.

    Terungkap Purbaya Bandingkan Swasta Era SBY Jokowi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Perbandingan data menjadi kunci argumen Purbaya. Ia memaparkan, pada masa pemerintahan SBY, pertumbuhan uang primer (M0) rata-rata mencapai 18 persen, diiringi dengan pertumbuhan kredit yang menyentuh angka 22 persen selama sepuluh tahun. Angka ini berbanding terbalik dengan era Jokowi, di mana pertumbuhan uang primer hanya sekitar 7 persen, dan penyaluran kredit berada di kisaran 5-7 persen.

    Purbaya menganalisis bahwa perbedaan signifikan ini bersumber dari pendekatan mesin penggerak ekonomi yang diusung pada masing-masing era. "Zaman Pak SBY, sektor non-pemerintah terus naik, cenderung ekspansif. Namun, di era Pak Jokowi, sektor non-pemerintah justru terlihat loyo," jelasnya.

    Menyikapi kondisi tersebut, Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk mengubah arah. Untuk strategi jangka panjang, ia bertekad menyeimbangkan peran antara sektor negara dan swasta secara simultan. Tujuannya jelas, yakni memacu pertumbuhan ekonomi nasional. "Selama ini kita selalu berdebat, apakah fokus ke sektor non-pemerintah seperti zaman SBY, atau government-led seperti zaman Jokowi. Sekarang, kita coba hidupkan keduanya. Sepertinya hampir berhasil," ujarnya optimistis.

    Sebelumnya, Purbaya juga pernah menggarisbawahi pentingnya suntikan investasi dari sektor swasta dan peran Danantara untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027. Untuk mencapai target ambisius tersebut, dibutuhkan pertumbuhan investasi nasional hingga 7 persen. Ia menjelaskan, investasi pemerintah akan berperan sebagai pemicu awal, sementara sektor swasta diharapkan menjadi mesin utama penggerak ekonomi. Adapun Danantara akan difokuskan untuk berinvestasi pada sektor-sektor strategis dan pengembangan industri hilir.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Awas Jebakan Maut Loker Luar Negeri di Medsos

      03-09-2026 - 14.20

      Agrinas Palma Bawa Berkah di Tengah Puing NTT

      03-09-2026 - 08.20

      Kapuas Kering Ekstrem Tongkang Sawit Terjebak

      03-09-2026 - 05.20

      RI Diserbu Turis Asing Angka Fantastis BPS

      03-09-2026 - 02.20

      Rahasia RI Berhenti Impor Garam Terkuak

      02-09-2026 - 21.20

      Freeport Kucurkan Dana Fantastis Untuk NTT

      02-09-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Terungkap Purbaya Bandingkan Swasta Era SBY Jokowi
      • Awas Jebakan Maut Loker Luar Negeri di Medsos
      • Agrinas Palma Bawa Berkah di Tengah Puing NTT
      • Kapuas Kering Ekstrem Tongkang Sawit Terjebak
      • RI Diserbu Turis Asing Angka Fantastis BPS

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.