faktual.news – Sebuah insiden mengejutkan melanda Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) TAC 34.161.13 Cilendek, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Minggu pagi. PT Pertamina Patra Niaga dengan sigap memberikan klarifikasi terkait peristiwa kebakaran yang sempat menghebohkan tersebut.
Menurut keterangan Pjs Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Arya Yusa Dwicandra, api mulai berkobar sekitar pukul 06.50 WIB. Kejadian bermula saat sebuah kendaraan tengah mengisi bahan bakar jenis Pertalite. Percikan api yang disinyalir berasal dari kendaraan itu dengan cepat memicu kebakaran.

Kobaran api melalap area pengisian serta merusak dua unit dispenser SPBU. Melihat situasi genting tersebut, tim SPBU segera bertindak cepat. Mereka mengerahkan tujuh unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan dua unit Alat Pemadam Api Beroda (APAB) untuk upaya pemadaman awal. Seluruh aktivitas pengisian BBM di lokasi langsung dihentikan demi keamanan.
Tak lama berselang, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman dan pendinginan. Arya menambahkan, satu unit kendaraan hangus terbakar dalam kejadian ini. Beruntungnya, laporan sementara menyatakan tidak ada korban jiwa yang jatuh.
Saat ini, area SPBU sedang dalam proses pembersihan pasca-kejadian. Pertamina menegaskan akan terus melakukan investigasi mendalam guna memastikan penyebab pasti dan dampak keseluruhan dari insiden ini. Arya menegaskan bahwa aspek keselamatan dan keamanan adalah prioritas utama Pertamina Patra Niaga dalam setiap operasionalnya. Evaluasi dan pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan untuk menjamin standar Health, Safety, Security & Environment (HSSE) diterapkan secara konsisten.
Untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina telah mengalihkan sementara layanan ke beberapa SPBU terdekat. Warga dapat mengakses layanan BBM di antaranya SPBU 33.16101 Semeru dan SPBU 34.16115 Veteran. Pertamina Patra Niaga turut menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan dan penanganan cepat dari Tim Damkar, Babinsa, serta Babinmas Kota Bogor dalam mengamankan dan menangani kejadian di lokasi.


