faktual.news – Pemerintah Indonesia kini tengah berada di garis depan dalam merancang kerangka regulasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence AI yang komprehensif. Berbagai aturan penting mulai dari peta jalan strategis hingga panduan etika AI disebut telah memasuki tahap akhir pembahasan dan siap diluncurkan. Langkah ini menegaskan komitmen Indonesia untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi AI tetapi juga pemain kunci dalam tata kelola global.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengungkapkan bahwa penyusunan regulasi ini sejalan dengan posisi Indonesia sebagai salah satu negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization WAICO. Menurut Angga dalam konferensi pers virtual dari Shanghai Tiongkok Peraturan Presiden Perpres mengenai peta jalan AI untuk periode 2026 hingga 2029 akan segera disahkan dalam waktu dekat. Ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan AI di tanah air.

Selain peta jalan yang ambisius pemerintah juga tengah memfinalisasi Perpres khusus mengenai etika AI. Angga memohon doa agar proses pembahasan tahap akhir ini berjalan lancar. Regulasi etika ini krusial untuk memastikan pemanfaatan AI tetap berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan bertanggung jawab.
Angga menekankan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam WAICO bukan sekadar untuk memperluas adopsi teknologi AI dari negara lain. Sebaliknya Indonesia ingin mengambil peran aktif dan manfaat maksimal melalui keterlibatan dalam perumusan aturan global. Ini adalah upaya untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi penonton melainkan turut serta membentuk masa depan AI dunia.
Pemerintah juga sangat menyoroti aspek kemanusiaan dan etika sebagai prioritas utama dalam pengembangan AI. Di samping potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi AI juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk sektor edukasi dan pelayanan kesehatan di dalam negeri.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah mengumumkan bahwa Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri WAICO. Keanggotaan ini membuka peluang bagi Indonesia untuk berkontribusi dalam menyusun tata kelola AI global sekaligus memastikan bahwa pengembangan teknologi ini berjalan secara inklusif aman terpercaya dan berpusat pada manusia.


