faktual.news – Otoritas Jasa Keuangan OJK kembali menyuarakan pesan penting bagi pelaku usaha di Indonesia. Kepatuhan terhadap regulasi serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance GCG bukanlah beban yang menghambat laju bisnis. Sebaliknya OJK menegaskan bahwa keduanya merupakan kunci utama untuk mencapai target perusahaan secara berkelanjutan dengan menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena dalam gelaran Risk and Governance Summit RGS 2026 di Jakarta Selasa lalu. Sophia memaparkan bahwa penguatan GCG menjadi salah satu sorotan utama dalam forum tahunan yang mempertemukan para praktisi tata kelola kepatuhan dan manajemen risiko dari berbagai negara.

Menurut Sophia kepatuhan harus dipandang sebagai bagian integral dari strategi perusahaan untuk menggapai tujuan bisnis jangka panjang. "Kepatuhan bukan penghambat justru penjaga agar semua program kerja perusahaan atau institusi bisa tercapai dengan baik didukung tata kelola transparansi dan akuntabilitas yang prima" ujarnya dalam forum internasional tersebut.
RGS 2026 sendiri mengusung tema "Future Ready Governance for Sustainable Growth and National Prosperity" yang bertujuan menggali praktik terbaik dalam implementasi GCG. Salah satu sesi utama membahas rahasia sukses perusahaan-perusahaan domestik yang berhasil meraih skor tinggi dalam Asian Corporate Governance Scorecard ACGS.
"Kami mengulas perusahaan-perusahaan lokal yang unggul di ACGS Apa saja kiat-kiatnya yang bisa menjadi pelajaran berharga bagi institusi atau perusahaan lain di Indonesia" tambah Sophia.
Senada dengan Sophia Pelaksana Tugas Plt Deputi Komisioner Audit Internal Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas OJK Kusdarmawan Agustianto menekankan bahwa pengelolaan risiko dan tata kelola yang baik adalah fondasi esensial bagi setiap organisasi termasuk lembaga jasa keuangan.
Kusdarmawan berharap penguatan tata kelola dan manajemen risiko ini dapat membantu lembaga jasa keuangan mencapai target bisnisnya sekaligus mendorong kemajuan perekonomian nasional secara keseluruhan.


