Faktual.news – Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi seluruh warga di Ibu Kota kini memasuki babak baru yang lebih ambisius. PT Air Minum Jaya (Perseroda) atau yang lebih dikenal sebagai PAM JAYA, secara resmi mengumumkan komitmen besar untuk memperluas jangkauan layanan air minum perpipaan ke seluruh pelosok DKI Jakarta. Target yang ditetapkan tidak main-main, yakni mencapai cakupan layanan penuh sebesar 100 persen pada tahun 2029 mendatang.
Langkah akselerasi ini diambil sebagai respons atas kebutuhan masyarakat Jakarta yang terus meningkat terhadap akses air bersih yang layak dan terjangkau. Melalui pengembangan infrastruktur yang masif, BUMD ini berupaya memastikan tidak ada lagi warga Jakarta yang kesulitan mendapatkan akses air minum melalui sistem perpipaan yang sehat.

Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, menjelaskan bahwa semangat perusahaan untuk mengejar target tersebut semakin berkobar setelah mendapatkan pengakuan dari publik. Kepercayaan masyarakat dan berbagai apresiasi yang diterima menjadi bahan bakar utama bagi manajemen untuk terus memacu kinerja operasional di lapangan.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis perusahaan, perkembangan cakupan layanan menunjukkan tren positif yang sangat signifikan. "Per Juli 2026, cakupan layanan kami sudah menyentuh angka 82,6 persen. Ini merupakan pertumbuhan yang cukup besar jika dibandingkan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya," ungkap Syahrul saat memberikan keterangan kepada media.
Pencapaian angka 82,6 persen ini merupakan tonggak penting dalam peta jalan (roadmap) perusahaan. Syahrul menekankan bahwa angka tersebut bukanlah titik akhir, melainkan batu loncatan menuju target jangka menengah dan jangka panjang yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dalam peta rencana strategisnya, PAM JAYA membagi target pencapaian ke dalam beberapa tahapan krusial. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan mandat agar cakupan layanan air minum dapat mencapai angka 90 persen pada tahun 2027. Setelah target tersebut terpenuhi, perusahaan dituntut untuk menuntaskan seluruh target layanan hingga mencapai 100 persen pada tahun 2029.
Keberhasilan PAM JAYA dalam meraih penghargaan kategori Excellence in Expanding Urban Water Access baru-baru ini juga menjadi bukti nyata bahwa strategi perluasan akses air perkotaan yang mereka jalankan berada di jalur yang benar. Penghargaan tersebut dianggap sebagai validasi atas kerja keras tim di lapangan dalam membangun jaringan pipa dan meningkatkan kualitas layanan.
"Penghargaan ini menjadi pemicu sekaligus penyemangat bagi seluruh tim di PAM JAYA. Kami merasa termotivasi untuk terus memberikan layanan yang paling optimal bagi seluruh warga Jakarta, terutama bagi para pelanggan setia kami," tambah Syahrul.
Dengan tantangan geografis dan kepadatan penduduk di Jakarta, proyeksi mencapai 100 persen cakupan pada 2029 memang menuntut kerja ekstra keras, baik dari sisi teknis pembangunan jaringan maupun manajemen distribusi air. Namun, dengan tren pertumbuhan yang konsisten, optimisme untuk mewujudkan Jakarta yang mandiri air terus diperkuat.


